Senin, 21 Juli 2014

Indahnya ramadhan

Kiann menjauh sang matahari.. cahaya semakin kikir ditampakkannya namun kesibukan masih setia menemani. Suara lantunan ayat alquran di sebrang sana mulai masuk ke gendang telinga tapi hanya ada segelas air putih yang tersenyum manis siap untuk di alirkan ke dalam rongga. Tidak ada lagi waktu untuk mempersiapkan segalaya. Sabarlah,, setelah menghadap allah akan kuisi kekosongan yang mengganggu lambung mungil itu.. rasa lelah mulai mengganggu dan membujuk untuk merebahkan diri,namun masih tampak dua sosok paruh baya masih bersemangat dgn kesibukannya. Mereka seperti memiliki banyak nyawa..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pengikut